Lapse adalah kondisi ketika polis asuransi tidak lagi aktif karena premi tidak dibayarkan sesuai ketentuan. Meski perusahaan asuransi biasanya memberi masa tenggang (grace period) setelah jatuh tempo, polis akan dianggap lapse jika pembayaran tetap tidak dilakukan hingga batas waktu tersebut berakhir. Isu ini semakin relevan belakangan ini, seiring meningkatnya tekanan biaya hidup yang membuat sebagian nasabah menunda atau melewatkan pembayaran premi.
Ada beberapa penyebab umum polis mengalami lapse, di antaranya keterlambatan pembayaran premi, kesalahan administrasi seperti auto-debet yang gagal diproses, keputusan sengaja nasabah untuk berhenti membayar, hingga nilai tunai yang tidak lagi mencukupi pada produk unit link.
Dampak Lapse yang Perlu Diwaspadai
Dampak lapse cukup signifikan: perlindungan berhenti seketika, klaim yang diajukan setelah tanggal lapse tidak dapat diproses, nilai tunai yang sudah terkumpul berpotensi hilang, dan untuk mengaktifkan kembali polis biasanya diperlukan proses reaktivasi termasuk pemeriksaan kesehatan ulang — yang bisa jadi lebih mahal karena usia dan kondisi kesehatan sudah berubah sejak polis pertama kali diterbitkan.
Langkah Mencegah Polis Lapse
- Bayar premi tepat waktu dan gunakan pengingat kalender atau notifikasi aplikasi
- Aktifkan fitur auto-debet agar pembayaran berjalan otomatis
- Periksa bukti pembayaran secara berkala untuk memastikan tidak ada kegagalan sistem, terutama saat berganti kartu atau rekening bank
- Diskusikan dengan agen jika besaran premi terasa memberatkan, agar plan dapat disesuaikan tanpa harus berhenti total
Banyak perusahaan asuransi kini juga menyediakan pengingat pembayaran otomatis lewat aplikasi atau WhatsApp, sehingga nasabah punya lebih banyak kesempatan untuk mencegah lapse sebelum benar-benar terjadi. Memanfaatkan fitur-fitur ini sangat dianjurkan, terutama bagi nasabah yang sering berpindah domisili atau memiliki arus kas yang tidak selalu stabil setiap bulan.
Jika polis Anda sudah terlanjur lapse, segera hubungi perusahaan asuransi untuk menanyakan prosedur reaktivasi beserta dokumen yang diperlukan. Semakin cepat ditindaklanjuti, semakin besar peluang polis dapat diaktifkan kembali tanpa proses underwriting ulang yang rumit.

Butuh bantuan mengecek status polis atau menyesuaikan plan asuransi agar tidak memberatkan? Rini siap membantu Anda menemukan solusi yang paling sesuai.
